Manfaatkan Beberapa Bantuan Saat Ini

Kondisi pandemi yang membuat seluruh sektor terganggu dan mengancam kebangkrutan beberapa perusahaan-perusahaan tidak kunjung usai. Begitu banyak kebijakan – kebijakan yang disediakan oleh pemerintah untuk menanggulangi atau sekedar mengurangi dampak kondisi ini. Selain kebijakan – kebijakan yang diputuskan oleh pihak pemerintah sebagai solusi hal lainnya yaitu disediakannya subsidi. Subsidi yang diberikan berupa subsidi bunga yang berasal dari APBN kepada debitur yang memiliki kewajiban kepada Bank Umum/BPR/Perusahaan Pembiayaan (PP), Pegadaian dan PNM, dan Koperasi yang bekerja sama dengan BLU.

Subsidi ini dilakukan oleh pemerintah sesuai dengan implementasi dari peraturan pemerintah yang dibuat tahun 2020 sebagai penanggulangan peristiwa pandemi. Subsidi yang diberikan memiliki 2 kategori yang berbeda yaitu ketentuan untuk debitur dari Lembaga Penyalur Program Kredit dan ketentuan untuk debitur dari perbankan atau perusahaan pembiayaan. Dua kategori subsidi yang diberikan oleh pemerintah tentunya memiliki ketentuan yang berbeda juga. Ketentuan-ketentuan subsidi yang diberikan pemerintah ke debitur yaitu:

  1. Ketentuan pemberian subsidi bunga untuk debitur dari Lembaga Penyalur Program Kredit mulai dari pemberian subsidi bunga maksimal 25 persen selama 6 bulan untuk debitur yang memiliki pembiayaan dibawah Rp 10 juta. Lalu, pemberian subsidi bunga maksimal 6 persen selama 3 bulan dan 3 persen untuk 3 bulan selanjutnya kepada debitur yang memiliki pembiayaan antara Rp 10 juta sampai dengan Rp 500 juta. Kemudian, pemberian subsidi bunga maksimal 3 persen selama 3 bulan dan 2 persen untuk 3 bulan selanjutnya kepada debitur yang memiliki pembiayaan antara Rp 500 juta sampai dengan Rp 10 miliar.
  2. Ketentuan pemberian subsidi bunga kepada debitur dari perbankan atau perusahaan pembiayaan mulai dari pemberian subsidi bunga maksimal 6 persen selama 3 bulan dan 3 persen untuk 3 bulan selanjutnya kepada debitur yang memiliki pembiayaan dibawah atau sama dengan Rp 500 juta. Lalu pemberian subsidi bunga maksimal 3 persen selama 3 bulan dan 2 persen untuk 3 bulan selanjutnya kepada debitur yang memiliki pembiayaan antara Rp 500 juta sampai dengan Rp 10 miliar.

Subsidi yang diberikan oleh pemerintah bertujuan untuk memperbaiki keadaan ekonomi yang terdampak oleh kondisi pandemi saat ini. Salah satu dampak yang bisa dirasakan simulasi kredit mobil Toyota yang berbeda dibandingkan sebelum masa pandemi. Simulasi kredit mobil toyota merupakan salah satu yang terdampak dengan kondisi pandemi saat ini. Selain itu juga beberapa pinjaman atau kredit seperti biaya renovasi rumah dan pembelian barang-barang mewah. Diharapkan subsidi ini menjadi jalan keluar terbaik untuk memperbaiki keadaan di masa pandemi ini bagi semua pelaku di sektor keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *